Mereka menjadikan ungkapan Nabi Yesaya sebagai motto tahbisan ini, yaitu "Inilah aku, utuslah aku!" (Yes 6:8). Mgr. Robertus Rubiyatmoko dalam homilinya menyatakan bahwa motto ini sangatlah to the point dengan makna tahbisan diakon karena motto ini sangat menyentuh langsung tugas pelayanan. Kerinduanku s'lalu berada di tempat Kau berada. Kerinduanku s'lalu bekerja seperti Bapaku bekerja. Kudengarkan Tuhan isi hatiMu. saat Kau panggil ku siap. Ini aku utuslah Tuhan. Ini aku utuslah Tuhan. Kemana pun Kau pimpin. Ke neg'ri yang Kau pilih. Ini aku utuslah Tuhan. Chord. Verse 1. Oleh segenap kasih. Oleh kar'na anugrah. Kau memilihku. Verse 2. Dengar detak hatiMu. Banyak jiwa berseru. MenantikanMu Tuhan. Lirik Lagu Rohani "Ini Aku Utuslah Aku". Lagu tersebut dinyanyikan oleh Sandy Nugroho, yang terdapat didalam Album Musik Rohani tahun 2019, Impact Music Indonesia. Lagu tersebut dapat dilihat serta dipelajari di YouTube dengan cara mengetik judul lagu dan penyanyinya pada smartphone atau PC Anda jika ada. Maka kataku, "Ini aku, utuslah aku!". TB ITL:Lalu aku mendengar <08085> suara <06963> Tuhan <0136> berkata <0559>: "Siapakah <04310> yang akan Kuutus <07971>, dan siapakah <04310> yang mau pergi <01980> untuk Aku?" Maka sahutku <0559>: "Ini <02005> aku, utuslah <07971> aku!" d1ox.

inilah aku tuhan utuslah aku